Bagi loe yang berprofesi sebagai vokalis, pastinya pernah kan merasakan yang namanya bad mood? Apalagi saat mau naik panggung.
Nah, berikut tips yang harus loe lakukan untuk memunculkan mood yang sempat hilang. Agar jangan sampe waktu manggung ato rekaman menjadi berantakan cuma gara-gara mood loe lagi jelek.

1. Imajinasi.
Bayangin loe lagi berada di tempat yang paling loe sukai. Entah pantai, gunung, atau dimana aja. Hindari jalan mondar-mandir, sebab malah bikin pusing, terutama bag yang melihat.
2. Tenang.
Relax, ambil napas panjang, pikirkan hal positif. Ini harus dan wajib loe lakukan. Jangan memikirkan yang aneh2, dan tetap nikmati setiap irama lagunya.
3. Cari Lagu Kesukaan.
Nah, jika loe seorang vokalis, loe harus bergabung dengan band lagu yang loe sukai. Baik dari genre ataupun liriknya biar pas nyanyi tidak ada beban atau merasa seperti disuruh. Jadi menyanyi harus bener2 dengan kerelaan bahkan kesenangan agar suaranya plong
4. Tanggung Jawab.
Ini yang wajib loe lakukan agar loe tidak mengecewakan banyak orang. Jadikan itu motivasi buat menghilangkan bosen dan suntuk. Tapi jangan malah dijadikan beban. Sebab mau gak mau setiap pekerjaan meskipun hanya seorang vokalis tetap pegang tanggung jawab yang gak kecil.
5. Cintailah Lagu.
Dengan mencintai lagu yang akan loe nyanyikan maka feel dan jiwa dari lagu tersebut akan cepet didapet dan pastinya otomatis mood akan menjadi baik. Jadi jangan sampai menyanyiin lagu karena terpaksa. Karena apapun itu kalo dipaksa hasilnya tidak akan baik.
6. Rasakan Emosi di setiap liriknya.
Tentunya ini membutuh pendalaman yang tidak gampang karena berhubungan dengan performa dipanggung dan kualitas suara yang keluar. Jadi rasakan sedih bila lagu itu sedih, rasakan gembira bila lirik lagu gembira. Jangan dibolak-balik malah tambah ilang mood-nya.
7. Atur Lokasi.
Ini juga berlaku pada saat manggung atou studio rekaman. Buatlah ruangan ato panggung semudah mungkin atau sebaik mungkin, agar mempermudah dalam aktivitas. Contohnya bersihkan kabel yang berseliweran atau aturlah posisi mikrofon seenak mungkin agar mood tetap terjaga.
8. Pahami Penonton.
Ini khusu buat acara panggung. Vokalis akan jadi juru bicara band (jika di band) dan kebiasaan/kesukaan penonton wajib diketahui apalagi kalo manggung di luar daerah. Bikin lelucon ato sesuatu hal yang disuka penonton setempat. Penonton senang, mood pasti ikut senag dong.
9. Istirahat.
Ini penting baik di panggung atau di studio terutama saat loe take vokal berkali-kali tapi tetep gagal. Hindari duduk atau diam di tempat. Lebih baik melakukan kegiatan lainnya seperti nonton acara TV kesukaan atau sesuatu yang bikin loe senang.
10. Profesional
Ini yang terakhir dan paling penting yaitu harus tetap profesional/fokus tanpa memikirkan masalah lainnya. Jadi jangan sampai masalah di luar atau masalah keluarga sampai berpenagaruh saat loe akan bernyanyi. Sebab penyanyi profesional pasti fokus dan tidak mencampurkan masalah.
Senin, 21 Februari 2011
Tips Menjadi Sesosok Vokalis Yang Profesional
Jumat, 11 Februari 2011
Tips Bermain Keyboard (Teknik Dasar)
FINGERING (hand and finger forms, relaxation of arms & shoulders)Latihan untuk fingering ini, ditujukan untuk supaya, kita sebagai musisi, khususnya pemain piano atau keyboard, posisi jari dan tangan kita saat bermain ada dalam posisi yang benar. Juga untuk bentuk jari-jari kita saat bermain di atas tuts piano atau keyboard ada dalam posisi sempurna. Latihan jari ini mencakup Tangga Nada dan Cadence.
TOUCHING (touch of the notes, legato-staccato, phrasing, dynamics and expression)Latihan untuk touching ini ditujukan untuk supaya, kita sebagai musisi, khususnya pemain piano atau keyboard. Kita mengerti interpretasi kita dalam bermain music. Gak cuman yang sekedar bermain music, tapi music itu yang harus keluar dari hati kita. Kita mengetahui dimana kita harus bisa maen keras atau lembut. Bermain dengan ada tekanan atau nyambung atau putus-putus dan atau dengan aksen yang tepat. Ada dinamika, feeling dan ekspresi.
RHYTHM dan TEMPOLatihan untuk rhythm and tempo ini ditujukan untuk supaya, kita sebagai musisi, ini mencakup untuk semua instrument. Baik sebagai pemain drums, bass, guitar, percussions atau juga piano dan keyboard. Kita perlu mengetahui harga notes, ketukan & rhythm pattern. Kita perlu tau juga tentang tempo yang benar.
Rhytmic dalam bermain music (comping). Ada soul atau groove dalam bermusic. Harus ada “nyawa” dalam kita bermain dalam 1 band. Kita harus tau juga tentang TIME SIGNATURE (lagu itu dimainkan dalam ketukan 2/4, ¾, 4/4, 3/8, 6/8 etc)
HARMONY (chords progression, voicing and accompaniment)Latihan untuk harmony ini ditujukan untuk supaya kita bisa lebih kaya dalam mengembangkan pola chords yang kita pakai dalam sebuah lagu. Mengembangkan juga bunyi yang dihasilkan dari chords yang kita mainkan.
Dan juga untuk memperluas cara kita bermain dalam konteks kita mengiringi seorang penyanyi atau jemaat. Karena dengan kita bermain dalam harmonisasi yang bagus, maka akan tercipta suatu kesatuan yang baik. Dengan mempunyai pengetahuan harmoni yang baik, kita dapat membuat aransemen yang pasti bisa lebih enak. Mengetahui posisi kita sebagai musisi, lebih sebagai pengiring!
READING
Latihan ini lebih ditujukan untuk mereka yang belum bisa membaca not balok atau combo partitur. Diharapkan mereka di kemudian harinya bisa untuk membaca partitur not balok atau combo part. Mereka mengenal Treble Clef (kunci G) dan Bass Clef (kunci F). Mereka mengetahui tentang KEY SIGNATURE (ada berapa sharp (#) atau flat (b) lagu itu dimainkan). Dengan kita melihat tanda-tanda tersebut dengan sendirinya kita sudah tau kalau lagu itu dimainkan di tangga nada apa. Jelas itu akan sangat mempermudah kita dalam bermusik.
